Laman

Download Game Touchscreen

READ MORE - Download Game Touchscreen

Biodata Blink-182


Biodata Blink-182

Ini adalah band Blink-182 yang berasal dari Negara Amerika serikat yang telah merilis beberapa Album dan telah terjual lebih dari 28 juta album di seluruh dunia sejak terbentuknya Di Poway California pada Tahun 1992 dengan drummer Asli Scott Raynor dan merilis debut Album mereka  yang bernama Cheshire Cat pada Tahun 1994 berharsil mencapai penjualan satu juta Eksemplar  dengan Dude Ranch. dan setelah DeLonge meninggalkan Blink-182 pada awal tahun 2005, mengirim band ke hiatus. Dia melanjutkan untuk membentuk Angels & Airwaves , sementara Hoppus dan Barker membentuk +44 . Hoppus juga mengejar karir sebagai pembawa acara televisi sementara Barker terus bekerja di musik sebagai produser dan artis solo. Blink-182 bersatu kembali pada bulan Februari 2009 dan keenam studio album, Lingkungan , dirilis pada bulan September 2011. Bnad ini sekarang beranggotakan  3 orang  antara lain : Mark Hoppus, Tom DeLonge, Travis Barker.

Mantan Anggota

  • Scott Raynor


Biodata Band Blink-182


Mark Hoppus ( bassis dan vokalis  )
 
Nama Asli :  Mark Allan Hoppus
Tempat Lahir : Ridgecrest, California, U.S.
Tanggal Lahir : 15/Maret/1972

Tom DeLonge ( Gitaris  )
Nama Asli : Thomas Matthew Delonge Jr.
Tempat Lahir : Poway, California, United States
Tanggal Lahir : 13/Desember/1975


Travis Barker ( Drummer )
Nama Asli : Travis Landon Barker
Tempat Lahir : Fontana, California, United States
Tanggal Lahir : 14/November/1975


Albums Blink-182

READ MORE - Biodata Blink-182

Sejarah Yahoo

Saya akan berbagi Tentang Sejarah Yahoo. Yang saat dapat kan dari sumber situs InPoGadget. Yahoo adalah kepanjangan dari “Yet Another Hierarchical Officious Oracle” yang memiliki arti sebagai “Sebuah tempat untuk bertanya yang paling tahu segalanya yang disusun secara bertingkat dan sistematis.” Menurut banyak pemerhati simbol dan pakar sejarah peradaban kuno dianggap berasal dari akar tradisi bangsa Yahudi. YAHOO! Sesungguhnya berasal dari istilah ‘YHMH’ (Yahweh) dalam bahasa Ibrani yang berarti Tuhan. Bagi masyarakat perkotaan, terutama yang sudah mengenal teknologi informasi (TI), kata Yahoo sudah tidak terlalu asing lagi. Para pengguna jaringan internet sudah mafhum dengan kata Yahoo. Yaitu nama sebuah program dalam jaringan internet yang berfungsi untuk menelusuri data-data di dunia maya (cyber). Cukup dengan memasukkan kata kunci, keluarlah data-data yang dikehendaki. Bukan hanya terbatas pada data dalam negeri, tetapi seluruh data di seantero jagad ini dalam hitungan waktu itu juga. Itulah kecanggihan Yahoo. Sebenarnya, apakah arti kata Yahoo? Kata ini agak aneh bagi kalangan yang tidak tersentuh jaringan TI. Tetapi tidak terlalu asing bagi mereka yang sudah terbiasa dengan kecanggihan teknologi, terutama TI. Namun, bukan jaminan bagi mereka yang terbiasa memakai fasilitas internet memahami arti kata Yahoo. Walaupun sudah menjadi nama yang cukup terkenal dalam jaringan dunia cyber, tetapi banyak yang tidak memahami asal-usul kata Yahoo. Di sini, lewat tulisan ini, saya berusaha menelusuri arti kata tersebut. Kata Yahoo terkait dengan sejarah bangsa Kanaan. Sebuah bangsa yang mendiami kawasan Palestina Selatan sebelum kedatangan umat Islam. Kata Yahoo berasal atau sama dengan kata Yah. Kedua kata ini sama maknanya, yaitu sebuah nama untuk menunjuk nama dewa (tuhan) bagi bangsa Kanaan. Yah berbentuk patung yang menjadi sesembahan bangsa Kanaan. Yah sejajar dengan dewa Ba’al. Oleh Bani Israel (Yahudi), kata Yah atau Yahoo kemudian diadopsi sebagai nama bagi tuhan mereka. Will Durant (1931), seorang sejarawan Yahudi meyakini bahwa Bani Israel adalah bangsa nomaden. Kehidupan yang selalu berpindah-pindah menyebabkan mereka tidak memiliki peradaban. Meskipun mereka memiliki tuhan, tetapi amat kabur dan sulit dipahami. “Para penakluk dari bangsa Israel menganut salah satu tuhan bangsa Kanaan, sehingga mereka mengakumulasikannya ke dalam bentuk tuhan mereka,” demikian pengakuan Will Durant. Secara kebahasaan, kata Yah atau Yahoo memang sulit dimengerti. Dari mana asal kata Yah, banyak orang yang tidak tahu. Dari kata Yah kemudian lebih masyhur menjadi kata Yahoo. Menurut Abbas Mahmud Al-Aqqad, kata tersebut dimungkinkan merupakan nama suatu benda di alam ini. Atau, bisa jadi, menurut Al-Aqqad, kata Yah berasal dari kata Yahu. Istilah Yahu merupakan sebutan untuk memanggil seseorang yang jauh tak terlihat. Jika dikaitkan dengan ajaran Judaisme, hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Musa. Kepada Bani Israel, Nabi Musa selalu mengingatkan agar mengingat Tuhan sebagai tanda bakti kepada-Nya. Caranya cukup hanya dengan isyarat saja. Yaitu isyarat menyebut seseorang yang berada di kejauhan yang tidak terlihat. Kata Yahu adalah isyaratnya. Dahulu, bahasa Ibrani belum mengenal huruf vokal (“e”) hingga tahun 500 M. Setelah mengenal huruf vokal tersebut, kata Yahu berubah menjadi Jehovah. Secara harfiah, kata Yahoo atau Jehovah berarti “Raja” atau “Tuhan” (Ahmad Syalabi, 2006). Ternyata benar klaim bangsa Yahudi-Zionis. Mereka mengklaim telah menguasai dunia lewat jaringan informasi. Buktinya, salah satu nama program pada jaringan internet menggunakan nama tuhan “Jehovah” dalam sejarah mereka. Dan akidah bangsa Yahudi-Zionis telah terkontaminasi dengan ajaran paganisme. Keyakinan terhadap tuhan Jehovah berasal dari keyakinan berhalaisme bangsa Palestina kuno. Kata Yah, Yahoo, dan Jehovah (Yahweh) adalah sama dalam penelusuran silsilah asal katanya. Padahal, Yahoo adalah program dalam jaringan internet yang banyak dipakai oleh manusia di muka bumi ini. Jumlah pemakainya mungkin puluhan juta, atau bahkan ratusan juta orang. Rupanya benar, dunia telah dikuasai oleh jaringan Yahudi-Zionis. Bahkan nama sebuah program dalam jaringan internet saja menggunakan simbol atau identitas akidah (teologi) mereka. Sederhananya, terdapat proses Yahudisasi lewat jaringan teknologi informasi. Dari sini, umat Islam mesti sadar. Program Yahudisasi berada di sekitar kita. Ia menempel menjadi nama-nama untuk beberapa produk teknologi canggih. Dan, kebanyakan umat Islam telah tergantung pada produk-produk teknologi canggih itu. Lantas, bagaimana sebaiknya sikap umat terhadap produk-produk Yahudi-Zionis tersebut? Memang amat sulit menyikapinya. Seandainya hendak memboikot, tentu itu merupakan tindakan yang ceroboh. Bagaimanapun program Yahoo sangat dibutuhkan dalam dunia informasi. Kehadirannya sangat membantu dalam menelusuri dan menyajikan data-data yang sangat lengkap. Temuan ini tentu menarik. Dan hal ini membuktikan bahwa di seluruh dunia ini terdapat ‘sesuatu’ atau ‘ideologi tertentu’ yang sengaja disusupkan atau diselipkan oleh jaringan Yahudi Internasional guna mewujudkan tatanan dunia baru (The New Word Order) di akhir masa. Dalam menyikapinya, saya berpendapat, sejauh produk-produk teknologi milik jaringan Yahudi-Zionis tidak membawa kerusakan (mafsadat), maka masih dapat ditolerir. Tetapi, jika produk-produk tersebut tidak memberi manfaat sama sekali, atau cenderung merusak akidah, terutama lewat program-program yang terselubung di dalamnya, maka umat wajib menolaknya. Sumber : EraMuslim Digest (Islamic Thematik Handbook), Edisi Koleksi 6 : GENESIS OF ZIONISM, hal : 78-81.


Semoga bermaanfaat.
READ MORE - Sejarah Yahoo